Wednesday, September 22, 2010

Bosan dengan Kuliah, Teman, bahkan kehidupan loe sendiri!

Hal itu yang gue alami sekarang.
Saat ini gue sudah semester 5, dimana kata orang adalah masa paling sulit menjadi mahasiswa, yah memang sudah gue rasakan seminggu ini dan akan terus berlanjut penderitaan ini hingga  ke semester 6. di semester ini gue sadar bahwa gue udah 2 tahun berada di kampus hedon ini dengan gedung yang sama tentunya, fisik kelas yang gak beda, materi kuliah seabrek , tugas bertumpuk, dan pastinya teman-teman yang itu aja, sedikit intermezzo di FH karena satu angkatan ada sekitar 300an anak, maka untuk membentuk suatu komunitas atau geng , hal itu sangat dimungkinkan. dan hingga tahun kedua ini gue punya semacam "komunitas teman" (gue gak mau menyebutnya dengan gank, sekte gak penting.
penjabaran faktor kebosanan.
1. teman-
teman-teman gue rata-rata anak yang sangat fokus dengan akademis tapi mereka masih sangat enak diajak gila-gilaan. mereka sangat baik dan membantu gue dalam banyak hal. tapi entah kenapa semakin bertambahnya umur gue (cielah), gue berpikir visi dan misi gue dengan mereka sangat berbeda. saat ini lagi bosan-bosannya dengan mereka. tiba-tiba gue sadar bahwa dengan bercengkrama bahkan hanya mengobrol dengan mereka jati diri gue seakan gak ada. intinya di depan mereka seakan gue susah menunjukkan sifat asli gue. herannya kenapa gue baru sadar sekarang setelah 2 tahun lamanya.gue sangat beda sama mereka, mereka sangat serius dalam mengerjakan tugas hingga memikirkan siang-malam pagi-sore bahkan berhari-hari. sedangkan gue tipe orang yang santai sesantai-santainya , gak pernah menggangap tugas atau apapun  itu sebagai suatu beban yang amat berat. entah kenapa perbedaan inilah dan ada"perbedaan" lainnya yang membuat gue sementara ini sedikit menjauh tapi tetap bersahabat dengan mereka. yah karena sesama manusia kan salah bergantungan,tanpa kehebohan mereka juga, gue mungkin gak bakal pernah dapat sumber buat tugas-tugas gue. semoga kebosanan akan teman tidak berlanjut lama.

2.Kuliah
Mungkinkah gue salah pilih jurusan? dalam hati kecil iya, tapi tidak mungkin melepaskan begitu saja kan sesuatu yang kita sudah punya dengan pengorbanan. Gue masuk FHUI dengan kerja keras ikut bimbel dan belajar sehingga gue akhirnya lulus SNMPTN 2008. 
ada quote hebat "jika kamu tidak pernah puas dengan apa yang kamu miliki,cobalah menyukai apa yang kamu miliki" (gue yakin sih quotenya ngaco yah tapi setidaknya begitulah). Gue sudah menjadi mahasiswa hukum dan gue harus belajar mencintai kuliah gue. tapi nyatanya hingga tahun ketiga, cinta ini belum tumbuh. 
Kuliah di FH itu bener-bener capek. Masuk jam 8 pagi, dengerin dosen, nyatet dikit, kuliah ampe 2/3 jam, terus kelar. bisa satu atau dua mata kuliah perhairnya. Aktifitas simpel seperti itu membuat gue capek dan cepet ngantuk (memang bawaan juga) dan ternyata bukan hanya gue yang ngerasa capek cepet seperti itu , banyak lho.
Tugasnya yang ambrek mulai terasa keras di semester ini, dan gue berharap penyakit DEADLINER gue dapat berangsur pulih dan peningkatan IP bisa terlihat di semester ini. amin
materi kuliah pun semakin membuat hidup gue bertambah bosan. Namanya juga Hukum, setiap hari gue lihat literature yang isinya teks semua tanpa gambar atau suatu hal yang charming sedikit sekalipun. belum pasal yang isinya dalam satu peraturang perundang-undangan, bisa ada ratusan pasal belum dengan peraturan pengikutnya. tapi tanpa membaca itu semua (jujur selama ini gue cuman baca gak pernah diapal) gak bakal ada toh lambang titel SH dibelakang nama gue untuk 2 tahun ke depan. :).
semoga kebosanan gue akan kuliah ini cepat teratasi dengan salah satu saran dari kakak senior yang sangat baik, kak firly : untuk menghilangkan kebosanan loe akan kuliah coba pasang target kayak gini "gue harus cepet lulus kuliah sehingga bisa keluar dari zona boring ini". 
berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
semoga di semster ini gue tambah rajin, tidak lagi menjadi DEADLINERS, tambah fokus, dan dapat membahagiakan gue sendiri atas jerih payah sendiri.

3. Rutinitas
beribu-ribu orang pasti bosan dengan  rutinitas itu aja. Sama hal nya gue. tiap hari harus dimulai dengan bangun jam 6 pagi, mandi, segala macam persiapan, terus pergi ke halte vespa atau pulomas. bedanya ke vespa 5rb gak da tempat duduk sedangkan ke pulomas 10rb tapi ada tempat duduknya. akhir-akhir ini gue lebih sering ke halte pulomas karena banyak anak kuliah juga yang nunggu , ada tempat duduk pastinya, dan gak da mas-mas yang ganggu kayak di vespa. selanjutnya gue nunggu bis bisa sebentar atau bahkan bisa lama, bis 84 patas ac hanya datang setengah jam sekali. sering pula gue bayar ojek lebih untuk ngejar patas , dan hal itu makin menggocek duitnya. setelah itu gue sampai kampus pada jam 8 lewat, gue tau itu terlambat dan tiap hari gue mengalaminya.sampai kampus dengerin dosen, kalo ada waktu istirahat antara kuliah kedua, gue dan teman-teman ke kantinm lanjut lagi kuliah kedua, terus ngobrol2 dikit habis itu langsung pulang. begitu terus.# intermezzo dari semester 1 hingga semester 3 gue sangat aktif di kepanitiaan, dari segala macam BSO gue ikutin tapi ujung2nya gue cuman fokus ke BEM dan kepantiaan lepas aja. gue berhenti jadi aktifis kampus karena capek dan bikin hidup gue setiap hari dikejar deadline, rapat terus padahal gue males dan pengen pulang, pokoknya stress deh. Tapi setidak nya gue termasuk staff yang konsisten, gak ngelayap entah kemana dan cuman numpang nama :). untungnya tugas saat itu belum seribet sekarang.
Hidup kuliah yang mononton, statis dan bahkan akan terus selama dua tahun, insya allah gue bisa hadapin dengan cari kesenangan baru yang salah satunya :blogging: ini. 
kata teman dan nyokap gue ada satu penyembuh kebosanan : cari pacar.
oke selesai (tanpa jawaban) hihi.


demikian dramatika kehidupan yang tidak beraturan dan membosankan yang sedang gue alami. semoga dengan bertemu kesenangan indah 'ini", gue dapat memindahkan kebosanan gue jauh-jauh. 

No comments:

Post a Comment